Selamat Datang di Koharudin Blog's ...
Berbagi Ilmu Yang Bermanfaat itu Indah dan Berpahala

Pengunjung Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 03 Agustus 2012

DVDRom tidak terdeteksi



     Jika merasa DVDRom/CDRom anda masih dalam kondisi baik, dengan socket yang terpasang sempurna tetapi sama sekali tidak terdeteksi di My Computer sebagai Drive atau tidak merespon saat dimasukkan DVD/CD, ini terindikasi bahwa Registry Windows anda rusak karena pergantian OS dari X64 bit ke OS32 bit atau pengaruh lain, misalnya virus/kerabatnya, untuk itu lakukan langkah-langkah dibawah ini, caranya:

1) Klik START, RUN, ketik REGEDIT tekan Enter

2) Cari/Klik di tanda (+) pada folders:

    HKEY_LOCAL_MACHINE
    SYSTEM
    CurrentControlSet
    Control
    Class
    {4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}

3) Folder {4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318} berisi kode untuk DVD/CD-ROM Drive Class Description,

4) Lihat di Kolom Kanan pada folder tersebut, lalu Hapus semua string dibawah ini:
    UpperFilters
    LowerFilters
    UpperFilters.bak
    LowerFilters.bak

5) Jika di Kolom kanan string tersebut tidak ada,
   cari di sub Folder bawah pada folder {4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}, lalu HAPUS sub folder dengan nama-nama di langkah 4 tadi

6) Setelah menghapus sub folder/string keys tadi, tutup Registry Editor.
   Saat di Refresh, jika laptop/PC harusnya langsung mendeteksi, jika tidak Reboot PC.

Semoga bermanfaat....
Read more...
separador

Kamis, 02 Agustus 2012

Efek Puasa terhadap Otak


Bulan Puasa, bulan yang penuh keberkahan bagi seluruh umat manusia dengan berbagai agama, Gimana gak, makanan/minuman kaleng selama ramadhan/idul fitri banyak yang diproduksi oleh industri/orang non muslim. So pasti panen rejeki dong.

Saat berpuasa, tentunya pola makan mengalami perubahan dibanding hari-hari biasa di luar bulan Ramadan. Walhasil, banyak perubahan terjadi pada tubuh. Mulai dari sistem pencernaan hingga otak, karena selama puasa ada pelepasan hormon yang mengganggu cara tubuh dalam perubahan makanan menjadi energi, maka mengakibatkan jumlah mitokondria dalam neuron otak (yang memberitahu sinyal lapar) akan meningkat.

 
 
Uniknya, puasa ternyata memberi beberapa manfaat misterius untuk otak. Berdasarkan studi yang dilakukan National Institute on Aging menunjukkan bahwa pengurangan selang waktu makanan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

Peneliti menjelaskan, pembatasan diet dapat merangsang produksi neuron baru dari sel induk (neurogenesis) dan dapat meningkatkan plastisitas sinaptik, yang dapat meningkatkan kemampuan otak untuk melawan penuaan dan memulihkan cedera fungsi lanjutan.

Oleh karena itu, meningkatkan interval waktu antara waktu makan dapat bermanfaat bagi otak, bahkan ketika jumlah makanan meningkat dan tak ada penurunan asupan kalori.

Di sisi lain, tingkat gula darah yang rendah selama puasa dapat mengunci otak ke dalam tahapan tidur nyenyak. Puasa meningkatkan kualitas dan mengintensifkan kedalaman tidur. Hal ini akan berdampak baik karena proses perbaikan tubuh dan otak terjadi selama tidur.

Ini sebabnya dua jam tidur selama bulan Ramadan lebih memuaskan dan menyegarkan dibandingkan tidur dalam waktu biasanya.

Nah, kalau mau otak kita tetap terawat baik? Ya, teruskanlah berpuasa hingga akhir Ramadan, sadar... mau nunggu kapan lagi berbuat baik, mumpung nafas masih betah di badan.
Read more...
separador